Sorot Media – Makassar, 4 Januari 2026
Upaya menghadirkan fasilitas olahraga representatif di Kota Makassar menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek pembangunan Stadion Untia yang berlokasi di Kecamatan Biringkanaya secara resmi telah memasuki tahap tender. Pengumuman ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya suporter PSM Makassar yang merindukan adanya stadion standar internasional di Kota Daeng.
Berendengan dengan janji Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin untuk menghadirkan stadion olahraga representatif di Kota Makassar, kini benar-benar memasuki fase realisasi.
Pemerintah melalui instansi terkait telah mengunggah berkas lelang ke sistem pengadaan secara elektronik. Langkah ini menandai komitmen serius pemerintah pusat dan daerah dalam merealisasikan kawasan olahraga terpadu di wilayah utara Makassar.
“Tahap tender ini adalah fase yang paling menentukan. Kami mencari rekanan yang benar-benar kompeten secara teknis dan finansial agar pembangunan tidak mangkrak di tengah jalan,” ujar perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam keterangan persnya hari ini.
Stadion Untia diproyeksikan tidak hanya sekadar lapangan sepak bola, melainkan sebuah Sport Center modern dengan beberapa keunggulan:
- Kapasitas Penonton: Dirancang untuk menampung puluhan ribu penonton dengan fasilitas kursi tunggal (single seat).
- Standar FIFA: Kualitas rumput dan pencahayaan dipastikan memenuhi standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
- Aksesibilitas: Terletak dekat dengan Jalan Tol Ir. Sutami dan Bandara Sultan Hasanuddin, memudahkan akses bagi tim tamu maupun suporter dari luar kota.
Selain menjadi wadah pembinaan atlet, keberadaan Stadion Untia diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal di wilayah Biringkanaya. Sektor UMKM dan jasa transportasi diprediksi akan berkembang pesat seiring dengan keramaian aktivitas olahraga di kawasan tersebut.
Wali Kota Makassar sebelumnya menekankan bahwa pembangunan ini akan berjalan beriringan dengan perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi untuk mencegah terjadinya kemacetan saat hari pertandingan.
Jika proses lelang berjalan sesuai jadwal tanpa ada sanggahan yang berarti, pengerjaan fisik ditargetkan bisa dimulai pada kuartal kedua tahun ini. Masyarakat berharap Stadion Untia dapat tuntas tepat waktu agar Makassar kembali memiliki ikon kebanggaan di kancah olahraga nasional.
Sementara itu proses pengadaan tersebut diumumkan pada 31 Desember 2025 lalu dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026.
Dimana melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkot Makassar menetapkan nilai pagu anggaran sebesar Rp7.000.000.000,00 atau Rp7 miliar, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp6.906.800.000,00 atau Rp6,9 miliar.
Dengan hadirnya Stadion Untia Makassar ini, diharapkan penantian para pendukung PSM dan seluruh lapisan masyarakat terwujud. ( Tim Redaksi )
