Sorot Media – Jogjakarta, 4 Januari 2026
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Kota Daeng di kancah internasional. Tiga santri dari SMP Tahfidz Mutiara Al- Akbar berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang International Youth Forum-Model United Nations (IYF-MUN) yang baru saja diselenggarakan di Yogyakarta dan berakhir hari ini, tanggal 4 Januari 2026.
Ketiga santri tersebut menunjukkan taringnya dalam simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di mana mereka harus beradu argumen, bernegosiasi, dan menyusun resolusi terkait isu-isu global bersama ratusan peserta lain dari berbagai belahan dunia.
Keberhasilan ini tidak didapatkan secara instan. Pihak sekolah mengungkapkan bahwa para santri telah melewati masa bimbingan intensif selama beberapa bulan, mencakup pelatihan public speaking, kemampuan riset mendalam, hingga penguasaan bahasa Inggris formal.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Ini membuktikan bahwa santri tidak hanya jago dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing secara intelektual di level global dan peka terhadap isu-isu dunia,” ujar Kepala Sekolah SMP Tahfidz Mutiara Al-Akbar Makassar .
Adapun ketiga santri kebanggaan tersebut yakni,
- Honourable mention (Mufida Mutmainnah)
- Active delegate (Zulfahrini)
- Most improved delegate (Muhammad B S Rafaid Idris)
Capaian ini menempatkan SMP Tahfidz Mutiara Al-Akbar Makassar sebagai salah satu sekolah berbasis pesantren yang diperhitungkan dalam ajang kompetisi internasional. Partisipasi mereka di IYF-MUN diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri-santri lain di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan tidak ragu melangkah ke panggung dunia.
Ajang IYF-MUN sendiri merupakan platform bagi para santri tahfidz untuk belajar mengenai diplomasi dan hubungan internasional, sekaligus mengasah kemampuan problem solving terhadap tantangan global yang semakin kompleks. ( Tim Redaksi )



















