Kesehatan

Cegah Penyebaran Meluas, Puskesmas Layang Gelar ORI Guna Tanggulangi KLB Campak

47

Sorot Media – Makassar, 16 maret 2026

https://sorotmedia.my.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Video-2026-03-16-at-20.12.37.mp4

Merespons penetapan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak secara nasional di tahun 2026, Puskesmas Layang bergerak cepat dengan menyelenggarakan Outbreak Response Immunization (ORI). Langkah ini diambil untuk memutus rantai penularan virus campak yang kembali mengancam kesehatan anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Layang.

Kegiatan yang dimulai sejak Senin pagi ini menyasar seluruh anak usia 9 bulan hingga 15 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Upaya masif ini merupakan bentuk proteksi tambahan untuk menciptakan herd immunity yang sempat menurun di beberapa titik wilayah.

Campak bukan sekadar ruam biasa. Penyakit ini sangat menular dan dapat memicu komplikasi serius seperti pneumonia, radang otak (ensefalitis), hingga kebutuhaan. Melalui program ORI, pemerintah berupaya memberikan “benteng” ekstra bagi kelompok yang paling rentan.

“Kami tidak ingin menunggu kasus bertambah. ORI adalah langkah ofensif kita untuk memastikan tidak ada lagi anak di wilayah Layang yang jatuh sakit karena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi,” ujar Kepala Puskesmas Layang dalam pembukaan kegiatan ungkap Kepala UPT Puskesmas Layang, Drg.Nur Insani

Berendengan itu, pihak Puskesmas telah membagi tim ke beberapa titik strategis guna menghindari penumpukan massa dan memastikan jangkauan yang merata:

  • Posyandu Terintegrasi: Di setiap RW wilayah Kecamatan Bontoala
  • Satuan Pendidikan: Mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP sederajat.
  • Gedung Puskesmas Layang: Tersedia setiap hari kerja selama masa tanggap darurat.

Masyarakat diharapkan tidak termakan hoaks terkait keamanan vaksin. Vaksin yang digunakan dalam ORI 2026 ini telah melalui uji klinis ketat dan dinyatakan aman oleh BPOM serta mendapatkan rekomendasi dari ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

Para orang tua diminta segera membawa putra-putrinya ke titik layanan kesehatan terdekat dengan membawa Buku KIA atau kartu imunisasi. Dukungan masyarakat adalah kunci utama dalam menghentikan status KLB ini agar anak Indonesia kembali tumbuh sehat dan ceria. ( Laporan. Puspa. Kader puskesmas Layang Kec. Bontoala)

Exit mobile version