Sorot Media – Bandung, 9 April 2026

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara resmi menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Bandung dengan visi besar: “Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Perguruan Tinggi yang Berdampak dan Berdaya Saing Global.” Forum strategis ini menjadi katalisator bagi kampus-kampus di wilayah Sulawesi untuk naik kelas di tengah ketatnya persaingan internasional.
Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., saat memberikan arahan langsung secara daring kepada ratusan peserta yang hadir. Dalam pesannya, Wamen menekankan tiga pilar utama yang harus dimiliki perguruan tinggi saat ini:
- Inovasi berkelanjutan.
- Peningkatan kualitas mutu pendidikan.
- Kesiapan menghadapi kompetisi global.
Rakerwil ini dihadiri oleh para pimpinan dan penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari tiga provinsi utama, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini dimaksudkan untuk mempererat kolaborasi antar-institusi demi kemajuan pendidikan di kawasan Timur Indonesia.
Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Andi Lukman, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang untuk membedah isu-isu krusial.
“Kami fokus pada penguatan tata kelola, pengembangan SDM, hingga transformasi digital layanan akademik agar kurikulum kita benar-benar relevan Salah satu poin penting dalam rangkaian acara ini adalah penandatanganan kerja sama (MoU) antara LLDIKTI Wilayah IX dengan Bank Tabungan Negara (BTN).
Kolaborasi ini membidik modernisasi ekosistem keuangan kampus, khususnya dalam:
- Sistem pembayaran mahasiswa yang lebih praktis.
- Penguatan transaksi digital di lingkungan universitas.
- Efisiensi administrasi keuangan lembaga.
Melalui Rakerwil ini, LLDIKTI IX menargetkan lahirnya rekomendasi strategis yang aplikatif. Tujuannya jelas, mencetak perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di atas kertas (akademik), tetapi juga mampu beradaptasi dengan zaman dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. ( Tim Redaksi )




















