Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Pendaftaran SMA Negeri Non-Unggulan Makassar Dibuka

782
×

Pendaftaran SMA Negeri Non-Unggulan Makassar Dibuka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

‘CASIS Berebut Kursi Di Sekolah Negeri, Bagaimana Dengan Sekolah Swasta?’

Sebanyak 1.376 casis akan berebut kursi di SMA Negeri yang ada di Kota Makassar ini. Perhatikan jalur dan persyaratannya.

Example 300x600

Sorot Media- Makassar.  Proses Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri non-unggulan di Kota Makassar resmi dibuka pada tanggal 9 Juni 2025. Pembukaan pendaftaran ini memberikan kesempatan yang lebih merata bagi seluruh calon siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di sekolah negeri yang tersebar di berbagai wilayah Kota Makassar.

Berbeda dengan sekolah unggulan yang mungkin memiliki jalur seleksi khusus, SMA Negeri non-unggulan membuka jalur pendaftaran yang lebih umum, seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan yang inklusif dan adil bagi semua lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Andi Iqbal Nadjamuddin”, menyampaikan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SPMB (https://spmb.sulselprov.go.id/ ) “Kami menghimbau kepada seluruh calon siswa dan orang tua/wali untuk segera mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan dan memahami jadwal pendaftaran agar tidak ketinggalan,” ujarnya. 

Kepala Dinas Provinsi, kami tekankan bahwa tidak akan ada orang dalam (Ordal). Semuanya murni hasil seleksi” tambahnya.

Beberapa SMA Negeri non-unggulan yang diperkirakan membuka pendaftaran dalam gelombang ini antara lain [SMA Negeri non-unggulan di Makassar, seperti SMAN 29 Makassar, SMAN 21 Makassar, SMAN 4 Makassar,  SMAN 10 Makassar, SMAN 11 Makassar, SMAN 12 Makassar, SMAN 13 Makassar, dan beberapa SMA negeri lainnya. Daftar lengkap sekolah yang membuka pendaftaran serta daya tampung masing-masing sekolah dapat diakses melalui portal SPMB Sulsel. https://spmb.sulselprov.go.id/ 

Persyaratan umum yang harus dipenuhi calon siswa sudah tentu, SKL, atau Keterangan sudah mengikuti Ujian Sekolah, KK, Akte Kelahiran dan Rapor yang mencakup nilai Semester 1 hingga semester 5. Calon siswa juga diharapkan untuk memperhatikan jalur pendaftaran yang dipilih sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Sementara itu untuk pemilihan jalur domisili, akan muncul sekolah-sekolah yang bisa menjafi sekolah pilihan sesuai dimana sekolah tersebut berada. Misalnya untuk kecamatan Bontoala, untuk jalur domisili yang ada hanya SMAN 16 Makassar, sementara SMAN 1 Makassar tidak muncul untuk non unggulan ini. Jadi casis (caln siswa) hanya bisa memilih SMAN 16 Makassar saja.

Masyarakat diharapkan proaktif mencari informasi terkini melalui situs web resmi Dinas Provinsi Sulsel dan sekolah tujuan. Panitia SPMB juga membuka posko informasi di beberapa titik untuk membantu calon siswa dan orang tua yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran daring.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, diharapkan semua calon siswa di Kota Makassar memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas di SMA Negeri, tanpa terkecuali.

Berikut jalur dan jadwal penting yang perlu diperhatikan:

  • Jalur Domisili: Jalur ini memprioritaskan calon siswa berdasarkan jarak terdekat tempat tinggal ke sekolah. Biasanya kuota untuk jalur ini adalah yang terbesar, memastikan akses pendidikan bagi warga sekitar.
  • Jalur Afirmasi: Diperuntukkan bagi calon siswa dari keluarga tidak mampu yang dibuktikan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau bukti lain yang relevan. Jalur ini juga mencakup siswa penyandang disabilitas.
  • Jalur Prestasi: Calon siswa dengan prestasi akademik maupun non-akademik (seni, olahraga, keagamaan) di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional dapat mendaftar melalui jalur ini. Bukti sertifikat atau piagam menjadi syarat utama.
  • Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali: Disediakan bagi calon siswa yang orang tuanya pindah tugas ke Makassar.

Tapi ada yang perlu diperhatikan pada saat pendaftaran, yakni casis apakah telah mengikuti tes potensi akademik dan memperoleh nilai hasil TPA. Karena salah satu persyaratan utama, casis ( calon siswa ) telah mengikuti tes potensi akademik sewaktu pra pendaftaran.

Lalu bagaimana casis yang tidak ikut tes TPA?. Casis tetap dapat mengikuti proses pendaftaran tetapi akan kecil kemungkinan untuk dapat diterima di sekolah negeri. Nah inilah mungkin harus diperhatikan para casis maupun para orang tua.

Animo masyarakat untuk memasukkan anak-anak mereka ke sekolah negeri setiap tahunnya begitu tinggi presentasinya. Seperti yang dijelaskan oleh salah satu orang tua siswa yang sempat ditemui, mengatakan,” Saya ingin anakku masuk disekolah negeri, lantaran bukan gratis, tetapi juga sarana dan prasarana yang lengkap tetapi juga kegiatan ekstrakurikuler yang mampu memberikan keterampilan sebagai bekal anak saya” tuturnya.

Disinggung mengenai, jika anaknya tidak lulus seleksi di sekolah negeri impian, dikatakan, bahwa jika itu terjadi maka solusinya tentu ke sekolah swasta, namun amat disayangkan memang banyak sekolah swasta yang full gratis atau gratis diawal tapi setelah ingin mengambil ijazah barulah mereka dimintai pembayaran. Sarana, prasarana yang tidak memadai, serta ada sekolah swasta yang sama sekali tidak ada kegiatan ekstrakurikulernya. Tentunya ini menjadi pertimbangan juga buat kami para orang tua, tambahnya.

Suka atau tidak suka, inilah kenyataan yang terjadi dilapangan, diakui banyak sekolah swasta yang menggrastikan biaya sekolah, tetapi seperti yang diungkapkan oleh orang tua siswa, bahwa sarana, prasarana yang tidak memadai, ditambah lagi hampir tidak ada kegiatan ekstrakurikuler. Jadi tidak heran jika tingkat keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anak mereka di sekolah swasta yang berkategori C kurang. Jadi seyogyanya pengelolah sekolah swasta perlu memperhatikan keinginan masyarakat. Apalagi pada tahun ajaran baru 2025/2026, sistem pembelajaran akan berbasis digital. Dengan hadirnya pembelajaran Coding dan AI.

Baca juga. Siswa Tak Lulus SPMB SMP Negeri Akan Diarahkan ke SMP Swasta

Example 300250
Example 120x600