Antrian Panjang Warnai SPMB Hari Kedua
Sorot Media- Makassar, 10 Juni 2025 – Ribuan calon siswa memadati sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Makassar pada hari kedua Sistem Penerima Murid Baru 2025 (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Antrean panjang terlihat di berbagai sekolah favorit, menandakan tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan negeri.

Sejak pagi hari, pelataran SMA Negeri 6, SMA Negeri 4, SMA Negeri 9 Makassar, dan beberapa SMA Negeri lainnya. Sudah dipenuhi oleh orang tua dan calon siswa yang ingin mendaftar. Mereka rela mengantri berjam-jam untuk menyerahkan berkas pendaftaran dan memverifikasi data.
Salah seorang orang tua murid, Ibu Salma (45), yang mengantri di SMAN 9 Makassar mengungkapkan harapannya agar anaknya dapat diterima di sekolah negeri. “Semoga anak saya bisa diterima di sini, biar tidak terlalu berat biayanya dibanding sekolah swasta,” ujarnya.
Pihak sekolah sendiri telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan pendaftar. Petugas SPMB terlihat sigap melayani calon siswa, meskipun jumlahnya sangat banyak. Protokol kesehatan juga tetap diterapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Andi Iqbal Nadjamuddin., sebelumnya telah mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik. “Semua calon siswa akan mendapatkan kesempatan yang sama. Kami juga telah menyiapkan posko aduan jika ada kendala dalam proses pendaftaran,” jelasnya.
SPMB daring untuk jenjang SMA Negeri di Makassar akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan transparan, sehingga seluruh calon siswa mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan.
Pengumuman hasil SPMB daring untuk SMA Negeri di Makassar dijadwalkan akan dilakukan beberapa hari ke depan. Semua pihak berharap proses ini berjalan lancar dan menghasilkan siswa-siswa terbaik yang akan melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.
Adapun sistem Jalur Domisili seperti diberitakan sebelumnya, untuk Jalur Domisili, nilai hasil Tes Potensi Akademik akan menjadi ketentuan kelulusan untuk diterima casis bersangkutan. Adapun untuk jalur Prestasi akan diambil dari nilai rapor dari semester 1 hingga semester 5. Lalu ada Jalur Afirmasi akan diambil dari jarak rumah ke sekolah dan kepemilikan PKH dan Kartu KIP. Dan terakhir Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua.

Bila melihat angka jumlah keseluruhan Casis ( Calon Siswa ) yang mendaftar di SMA Negeri untuk Tahun 2025 ini sebanyak 12.436 casis, lalu dipresentasikan dengan jumlah rombel (kelas) yang disediakan oleh sekolah negeri tentunya tidak akan tertampung seluruhnya ke sekolah negeri. Maka solusi terbaiknya adalah mendaftar di sekolah-sekolah swasta agar tetap bisa bersekolah.
Sekarang kembali pada para orang tua yang memilih dan memilah sekolah swasta bila anak mereka tidak lulus di sekolah negeri. Banyak sekolah – sekolah swasta yang tidak kalan mutu dan kualitasnya dengan sekolah negeri. Dari segi sarana dan prasarana, banyak sekolah swasta juga memiliki sarpras yang lengkap, kegiatan ekstrakurikuler sebagai bekal untuk dapat terjung di tengah-tengah masyarakat.
Dan banyak sekolah swasta yang full gratis. Jadi pada intinya tidak ada lagi istilah anak tidak sekolah karena beban biaya. Apalagi program pemerintah yang akan menggratiskan seluruh sekolah baik negeri dan swasta. Tunggu berita SPMB untuk tingkat SMP ( Rini. N.R.J )




















