Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ikatan Pencak Silat (IPS) Sulawesi

416
×

Ikatan Pencak Silat (IPS) Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Warisan Budaya Asli Sulawesi Selatan

Sorot Media-Makassar, 13 Juli 2025 

Example 300x600

Ikatan Pencak Silat (IPS) Sulawesi dengan bangga menegaskan identitasnya sebagai salah satu pencak silat yang lahir dan berakar kuat dari budaya asli Sulawesi. Bukan sekadar bentuk bela diri, IPS Sulawesi merupakan manifestasi nyata dari kekayaan tradisi, filosofi, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun di Bumi Celebes.

Pencak silat di Sulawesi memiliki sejarah panjang yang intertwined dengan perjalanan peradaban masyarakatnya. Berbagai aliran dan gaya pencak silat lokal telah berkembang di berbagai penjuru Sulawesi, masing-masing dengan ciri khas dan keunikan tersendiri. IPS Sulawesi hadir untuk mengayomi, membina, dan mengembangkan seluruh potensi ini, memastikan bahwa warisan tak benda ini terus hidup dan berkembang di tengah gempuran modernisasi.

Awal berdirinya Perguruan Pencak Silat ini dari tanah Tamarunang Kabupaten Gowa yang kemudian diikuti beberapa daerah hingga pernah berdiri di Irian Jaya.

Sesepuh atau Pendiri Perguruan Ikatan Pencak Silat yakni SP Dg Bunga merupakan tokoh masyarakat yang selalu peduli dengan budaya Makassar. Dengan seni bela diri yang mengakar dalam dirinya sehingga berinisiatif mendirikan Perguruan Pencak Silat dengan diberi nama Ikatan Pencak Silat ( IPS ). Karena merupakan akar budaya asli Makassar, perguruan ini cepat mendapat hati di masyarakatnya. Setelah beberapa bulan berdiri di tanah Tamarunang Kabupaten Gowa, perguruan mendirikan cabang di Kota Makassar di bawah Pimpinannya bernama Nursalim Dg Rola yang tak lain merupakan murid dari Guru Besar SP Dg Bunga. Dengan keberadaan IPS di Kota Makassar menandakan Pencak Silat cepat mendapat simpati seluruh kalangan masyarakat. Perguruan ini terus berkembang dengan disusul di daerah lain hingga melanglang buana ke Irian jaya

Lebih dari Sekadar Gerakan Fisik

Bagi IPS Sulawesi, pencak silat jauh melampaui sekadar serangkaian gerakan fisik untuk membela diri. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, keberanian, kerendahan hati, dan penghormatan terhadap sesama. Setiap jurus dan langkah mencerminkan filosofi hidup yang mendalam, mengajarkan tentang keseimbangan, harmoni, dan adaptasi.

“Pencak silat adalah cerminan jiwa masyarakat Sulawesi. Dalam setiap gerakannya, kita bisa melihat keteguhan, keberanian, dan semangat persaudaraan yang telah menjadi ciri khas kita,” ujar Bapak Andi Haris, Ketua IPS Sulawesi, dalam sebuah sesi latihan rutin di Makassar. “Kami berkomitmen untuk menjaga kemurnian dan keaslian pencak silat Sulawesi, sekaligus mengembangkannya agar dapat diterima oleh generasi muda.”

Upaya Pelestarian dan Pengembangan

IPS Sulawesi secara aktif menyelenggarakan berbagai program untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat di wilayah ini. Program-program tersebut meliputi:

  • Pelatihan dan Pembinaan Rutin: Mengadakan sesi latihan yang intensif untuk pesilat dari berbagai tingkatan, mulai dari pemula hingga atlet profesional.
  • Identifikasi dan Dokumentasi Aliran Lokal: Mencatat dan mendokumentasikan berbagai gaya pencak silat asli Sulawesi yang mungkin belum banyak dikenal, untuk mencegah kepunahan.
  • Festival dan Kejuaraan: Menyelenggarakan kompetisi dan festival pencak silat untuk meningkatkan minat masyarakat, menemukan bakat baru, dan mempromosikan pencak silat sebagai olahraga dan seni budaya.
  • Kolaborasi dengan Tokoh Adat dan Budayawan: Bekerja sama dengan sesepuh dan budayawan lokal untuk memastikan bahwa nilai-nilai dan filosofi pencak silat tetap terjaga otentisitasnya.

Dengan upaya berkelanjutan ini, IPS Sulawesi bertekad untuk memastikan bahwa pencak silat akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Sulawesi, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan menjadi kebanggaan bersama seluruh masyarakat.

Baru – baru ini pada perayaan 10 Muharram di Rumah Adat di Tallo Pengurus IPS Maros dalam sebuah perayaan tahunan, melakukan atraksi jurus sebagai upaya mensosialisasikan keberadaan perguruan pencak silat ini.( Rizal Salim )

Example 300250
Example 120x600