Sorot Media – Makassar, 15 Desember 2025
Setelah Guru Penggerak resmi di hapus, kini Kemendikdasmen meluncurkan Program Guru Pejuang Digital. Peluncuran Guru ini akan dilaksanakan secara daring pada Hari Senin, 15 Desember 2025.
Sebanyak 623 Guru yang bergabung dalam Bergema Guru dan Kepala Sekolah sampai dengan Co Kapten Belajar.id diundang untuk menjadi saksi peluncuran program ini

Pandemi COVID-19 telah memaksa sistem pendidikan bertransformasi dengan cepat. Di balik layar perubahan ini, muncul kisah-kisah heroik dari para guru yang bertarung melawan keterbatasan infrastruktur dan kurangnya pelatihan, demi memastikan proses belajar-mengajar tetap berjalan. Mereka adalah “Guru Pejuang Digital”, sosok-sosok inspiratif yang gigih merangkul teknologi.
Peralihan mendadak ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi tantangan besar, terutama di daerah dengan akses internet terbatas. Namun, banyak guru menunjukkan semangat pantang menyerah.
Semangat pejuang digital ini juga terlihat dari inisiatif pelatihan mandiri. Banyak guru secara aktif mengikuti berbagai seminar online (webinar), kelas daring gratis, hingga saling berbagi pengetahuan dan trik antar sesama rekan guru melalui grup WhatsApp atau komunitas daring.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, mengapresiasi tinggi dedikasi ini. “Pemerintah berupaya menyediakan fasilitas dan pelatihan, namun semangat juang para guru untuk beradaptasi secara mandiri adalah kunci utama keberhasilan PJJ. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa di era digital ini,” tegasnya.
Kisah para Guru Pejuang Digital ini membuktikan bahwa teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan dalam dunia pendidikan. Ke depan, model pembelajaran yang memadukan tatap muka dan teknologi (blended/hybrid learning) diprediksi akan menjadi norma baru.
Inovasi yang telah dilakukan para guru ini diharapkan tidak berhenti setelah pandemi berakhir. Sebaliknya, hal ini harus menjadi momentum untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Para Guru Pejuang Digital telah mengajarkan kita satu hal, semangat mendidik tak akan pernah terhalang oleh sekat, bahkan oleh layar monitor sekalipun. Guru selalu mencari inovasi untuk memberikan yang terabik buat anak – anak bangsa agar lebih siap berkompetensi ditengah-tengah masyarakat. ( Rizal Salim )




















