Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NasionalPendidikan

Kemendikdasmen Geser Pelaksanaan Asesmen Nasional ke Kelas Akhir.

81
×

Kemendikdasmen Geser Pelaksanaan Asesmen Nasional ke Kelas Akhir.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sorot Media – Jakarta, 22 Februari 2025

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi mengumumkan perubahan skema pelaksanaan Asesmen Nasional (AN). Jika sebelumnya AN menyasar siswa di kelas “tengah” (Kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA), mulai tahun ini kebijakan tersebut digeser untuk diikuti oleh siswa di tingkat akhir, yakni Kelas 6, 9, dan 12.

Example 300x600

Perubahan ini tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Asesmen Nasional

Langkah ini diambil sebagai bentuk penyempurnaan evaluasi sistem pendidikan nasional agar selaras dengan profil lulusan di setiap jenjang.

Menurut juru bicara kementerian, pergeseran ini bertujuan untuk memotret hasil belajar siswa secara lebih komprehensif tepat sebelum mereka menyelesaikan masa studinya. Berikut adalah poin-poin utama latar belakang perubahan tersebut:

  • Evaluasi Formatif & Sumatif: Memberikan gambaran nyata tentang kompetensi literasi dan numerasi siswa setelah menempuh satu jenjang pendidikan penuh.
  • Pemetaan Mutu yang Akurat: Hasil AN di kelas akhir dianggap lebih representatif dalam mengukur keberhasilan kurikulum yang diterapkan sekolah selama tiga hingga enam tahun terakhir.
  • Penyelarasan Standar: Memudahkan perguruan tinggi atau sekolah di jenjang berikutnya dalam memetakan input siswa berdasarkan data rapor pendidikan yang paling mutakhir.

Perubahan ini tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Asesmen Nasional.

Berkaitan dengan pelaksanaan Asesmen Nasional untuk tahun 2026 ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh satuan pendidikan yaitu berdasarkan delapan dimensi profil lulusan,

  1. Keimanan dan ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Kewargaan
  3. Penalaran Kritis
  4. Kreativitas
  5. Kolaborasi
  6. Kemandirian
  7. Kesehatan
  8. Komunikasi

Selain delapan profil kelulusan diatas, Asesmen Nasional untuk tahun juga berfokus melalui survei lingkungan belajar yang, mencakup iklim keamanan, inklusivitas, dan kebhinekaan serta proses pembelajaraan di satuan pembelajaran di satuan pendidikan. Hal ini menunjukkan jika AN tahun ini tidak hanya menilai pencapaian akademik, tetapi juga ekosistem pendidikan secara holistik.

Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Asesmen Nasional menegaskan arah kebijakan asesmen nasional yang lebih komprehensif, integratif, dan berorientasi pada penguatan kualitas pembelajaran dan karakter peserta didik.

Berkaitan dengan perubahan ini, sejumlah praktisi pendidikan menyambut baik perubahan ini. “Dengan menempatkan AN di kelas akhir, sekolah memiliki data yang lebih tuntas mengenai efektivitas proses belajar mengajar mereka,” ujar salah satu pakar pendidikan.

Namun, pemerintah mengingatkan agar sekolah tidak terjebak pada praktik drilling soal atau bimbingan belajar intensif, karena AN tetap fokus pada kemampuan nalar dan karakter, bukan hafalan materi.

Sementara itu sejumlah praktisi pendidikan menyambut baik perubahan ini. “Dengan menempatkan AN di kelas akhir, sekolah memiliki data yang lebih tuntas mengenai efektivitas proses belajar mengajar mereka,” ujar salah satu pakar pendidikan. ( Tim Redaksi Kemendikdasmen. Jakarta )

Download Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Asesmen Nasional: https://drive.google.com/file/d/1Gjtom_K01ZBN-sSFzlhnL9N7paBB8EMX/view?usp=sharing

Example 300250
Example 120x600